Rabu, 04 Februari 2026

Jangan Menjadi Guru Part 3

sekali lagi, tulisan ini hanya sebuah kritikan, supaya ada perbaikan ke arah yang lebih baik lagi.

Guru, salah satu profesi tanpa promosi
iya betul sekali bahwasanya salah satu properti tanpa adanya promosi adalah seorang guru. seorang guru dengan berbagai macam gelar dengan berbagai macam pelatihan karirnya akan tetap menjadi seorang guru, mungkin akan ada kenaikan menjadi kepala sekolah itu jika ada koneksi.
jikalau pada profesi yang lain misal teller bank akan ada proporsi menjadi kepala pemasaran atau kepala unit cabang pembantu pada bank tersebut atau syukur-syukur bisa naik menjadi kepala kantor, promosi jabatan tidak berlaku di profesi guru. 

Jangan Menjadi Guru Part 2

ini bagian yang kedua kenapa kita jangan bercita-cita menjadi guru. 

Resiko yang dihadapi sangat berat
mungkin alasan ini terlihat mengada-ada bahwasanya guru mempunyai resiko yang sangat tinggi sekali. namun sekali lagi hampir semua pekerjaan pasti ada resikonya begitupun seorang guru.
akhir-akhir ini muncul di medsos banyak sekali guru yang terkena kriminalisasi, atau mendapatkan hal-hal negatif baik itu dari wali murid atau siswa sendiri. 
kita tentunya masih ingat dengan kasus di atas, dan tentunya hal itu telah mencoreng pendidikan di Indonesia. kasus seperti di atas, itu baru yang terlihat saja. masih banyak guru-guru yang merasakan serupa. 

atau publik pun masih teringat dengan jelas kasus yang menimpa pada bu guru supriyani yang merupakan guru dengan status honorer ketika itu, dan kenjadi viral.
pekerjaan dengan resiko besar dengan penghasilan minim termasuk adalah guru. 

semoga guru menjadi tonggal kemajuan bangsa, yang segera mendapatkan kepastian kedudukan dan penghasilan dalam sistem pendidikan Indonesia 

Kamis, 29 Januari 2026

jangan menjadi guru bagian pertama



kita semua mengetahui bahwasanya menjadi guru adalah panggilan hati dan merupakan tugas yang mulia.
namun ada momen-momen ada sebuah kondisi di mana kita menjadi guru merupakan sebuah beban yang sangat berat atau sebuah tantangan yang sangat besar.

Pertama Gaji Guru Yang terlampau Kecil

kita tahu bahwasanya guru lebih identik dengan bahasa pengabdian. ini seakan mengiyakan kita bahwasanya guru adalah seorang pengabdi dan mendapatkan gaji atau mendapatkan bayaran yang bisa dikatakan lillahi ta'ala. 
bila kita memandang pada sisi kebutuhan Kita sebagai manusia bahwasanya honor ataupun gaji yang kita terima adalah sebuah kenyataan untuk menyambung hidup atau untuk sekedar berbahan hidup, namun melihat kenyataan gaji guru yang diterima oleh beberapa  Guru Non ASN itu sangat terlampau kecil bahkan honorer saja diberikan gaji yang sangat jauh dari kata layak. 
sebagai perbandingan saja, guru di sekolah swasta yang merupakan guru dengan status pegawai tetap, diberikan gaji dengan rincian sesuai dia memperoleh jam mengajar. 

sebagai contoh gaji per jam sekitar Rp. 25.000,-. jikalau seorang guru dalam satu minggi saja dia mendapatkah beban mengajar 24 Jam pelajaran maka  bisa ditotal pendapatan yang diterima oleh guru adalah : Rp. 25.000,- dikali 24 jam = 600.000,- 

contoh di atas seorang guru setingkat MTs. dengan, untuk guru setingkat SMA/SMK per jam bisa Rp. 29.000,- sampai dengan Rp. 35.000,-

dalam diri seorang guru, tidaklah cukup hanya berbekal berangkat mengajar, harus sesuai dengan kriteria atau spesialisasi seorang guru tersebut. guru dituntut harus memiliki gelar S1 sesuai dengan materi yang diia ampu, misal guru bahasa Inggris, Guru matematika. dan ada kualifikasi lainnya.
jika dibandingkan dengan profesi yang lainnya, bisa dikatakan guru merupakah profesi dengan penghasilan yang kurang dari kata memuaskan. 

jadi jangan heran jika melihat pada kenyataan, masyarakat (baca: siswa) tidak begitu memiliki inpian untuk menjadikan guru sebagai tujuan dalam masa selanjutnya (baca: cita-cita).

semoga kesejahteraan guru pada masa depan lebih baik lagi...



Minggu, 11 Januari 2026

ebook pembangun jiwa

ebook karya buya hamka
dibawah naungan ka'bah
silahkan download di di sini

Profil Gus Qoyyum ulama tak mengenal Laduni

Gus Qoyyum, atau KH. Abdul Qoyyum Mansur, adalah seorang ulama kharismatik dari Lasem, Rembang, Jawa Tengah. Dia merupakan pengasuh Pondok Pesantren An-Nur Lasem, yang diwariskan oleh ayahnya, KH. Mansur Kholil.

Latar Belakang Keluarga

Gus Qoyyum lahir dari keluarga yang sangat religius. Ayahnya, KH. Mansur Kholil, adalah pendiri Pondok Pesantren An-Nur Lasem, sedangkan kakeknya, KH. Kholil (Masyhuri), adalah teman akrab KH. Hasyim Asy'ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU). Ibu Gus Qoyyum adalah kakak kandung KH. Sahal Mahfudz, yang pernah menjadi Rais Syuriah PBNU dan Ketua Umum MUI Pusat.

Pendidikan dan Karir

Gus Qoyyum tidak lulus Sekolah Dasar (SD) karena kenakalannya saat kecil. Namun, dia fokus menghafal Al-Qur'an dan berhasil menjadi hafidz pada usia muda. Dia juga belajar agama langsung dari ayahnya dan menjadi pengasuh Pondok Pesantren An-Nur Lasem setelah ayahnya wafat pada tahun 2002.

Kiprah dan Keistimewaan

Gus Qoyyum dikenal sebagai ulama yang sangat berbobot dalam bidang agama. Dia sering diundang untuk memberikan nasihat pernikahan, pengajian umum, dan tabligh akbar di berbagai kota di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Dia juga memiliki kemampuan membaca dan mengakses literatur berbahasa Arab dengan sangat baik.

Keunikan

Gus Qoyyum tidak pernah mondok di pesantren lain dan tidak mau disebut memiliki ilmu laduni (ilmu yang diperoleh tanpa belajar). Dia menekankan bahwa kemampuan yang dimilikinya diperoleh dari proses belajar yang tekun dan berdisiplin tinggi dengan model sorogan kepada ayahnya.

Sabtu, 10 Januari 2026

profil singkat Gus Yaqut Choli Qoumas

Berikut adalah profil singkat Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, disusun secara runtut mulai dari silsilah hingga prestasinya:
​1. Silsilah Keluarga
​Gus Yaqut lahir di Rembang, Jawa Tengah, pada 4 Januari 1975. Beliau berasal dari keluarga ulama besar di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU).
​Ayah: K.H. Muhammad Cholil Bisri, salah satu pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Rembang.
​Paman: K.H. Mustofa Bisri (Gus Mus), ulama kharismatik dan budayawan ternama.
​Saudara: Beliau adalah adik kandung dari K.H. Yahya Cholil Staquf (Ketua Umum PBNU saat ini) dan kakak dari Mochamad Hanies Cholil Barro (Wakil Bupati Rembang).

​2. Riwayat Pendidikan
​Pendidikan Gus Yaqut sebagian besar ditempuh di tanah kelahirannya sebelum melanjutkan ke pendidikan tinggi.
​Pendidikan Dasar: SDN Kutoharjo, Rembang (Lulus 1987).
​Pendidikan Menengah: SMPN II Rembang (Lulus 1990) dan SMAN II Rembang (Lulus 1993).
​Pendidikan Tinggi: Melanjutkan studi ke Universitas Indonesia (UI) di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) jurusan Sosiologi. Berdasarkan data publik, beliau aktif di organisasi mahasiswa (PMII) namun tidak menyelesaikan gelar sarjananya (hanya sampai tingkat tertentu).

​3. Jabatan dan Karier
​Gus Yaqut memiliki rekam jejak yang panjang di dunia organisasi kepemudaan dan politik praktis:
​Organisasi: * Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor (2015–2024).
​Panglima Tertinggi Banser NU.
​Politik Praktis:
​Ketua DPC PKB Kabupaten Rembang (2001–2014).
​Anggota DPRD Kabupaten Rembang (2004–2005).
​Wakil Bupati Rembang (2005–2010).
​Anggota DPR-RI Fraksi PKB (2014–2019 melalui PAW, dan terpilih kembali untuk periode 2019–2024).
​Pemerintahan Pusat:
​Menteri Agama Republik Indonesia (2020–2024) dalam Kabinet Indonesia Maju di bawah Presiden Joko Widodo.

​4. Prestasi dan Capaian
​Selama menjabat sebagai Menteri Agama, Gus Yaqut dikenal dengan beberapa kebijakan transformatif:
​Transformasi Digital: Meluncurkan aplikasi Pusaka (Super Apps Kemenag) untuk mempermudah layanan pendaftaran haji dan layanan keagamaan lainnya secara online. Beliau meraih penghargaan Tokoh Transformasi Digital Layanan Keagamaan Inspiratif pada tahun 2024.
​Moderasi Beragama: Menjadikan penguatan moderasi beragama sebagai program prioritas untuk menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia.
​Kemandirian Pesantren: Mendorong program inkubasi bisnis pesantren agar lembaga pendidikan Islam tersebut memiliki kemandirian ekonomi.
​Revitalisasi KUA: Melakukan perbaikan layanan dan fasilitas Kantor Urusan Agama (KUA) di seluruh Indonesia agar menjadi pusat layanan keagamaan yang inklusif.


Kamis, 03 Juli 2025

Mudahnya Hapus Background Foto

Hai semuanya 
kali ini akan kami berikan tutorial mudahnya menghapus background foto di aplikasi.

Pada saat kita membutuhkan foto yang dijadikan kumpulan gambar-gambar pada sebuah background pada sebuah layar maka kita membutuhkan foto PNG atau background yang telah terhapus. caranya cukup mudah untuk menghapus background sebuah foto kita cukup membuka aplikasi editing foto Picsart. 
pertama kali kita buka foto yang akan diedit atau dihapus backgroundnya, kemudian kita pilih menu buka dengan,  buka foto dengan menggunakan aplikasi PicsArt. di bawahnya ada tombol hapus background. 
hapus background ini digunakan untuk menghapus background secara otomatis, kemudian foto tersebut akan diproses oleh PicsArt untuk dihapus backgroundnya.
nah caranya simpel dan mudah sekali bukan silahkan mencoba jangan lupa untuk di save pada tombol download di atas terima kasih selamat mencoba.

Minggu, 20 April 2025

membuat trend foto Transformers

Hai semuanya.
Tentunya sahabat-sahabat semua pernah melihat transformasi foto seperti Transformers. jadi perubahan transisi ini akan berubah mobil menjadi Robot layaknya di film Transformers.
Untuk membuat tren seperti ini, transisi dari foto menjadi robot sangatlah mudah sekali.  sahabat semua cukup mengunjungi aplikasi web pixverse dot ai.

aplikasi ini tersedia pada aplikasi mobile dan juga tersedia pada aplikasi web. untuk menggunakannya, cukupmudah. kita cukup mengunjungi web atau download aplikasi. silakan kita mendaftar terlebih dahulu melalui email nanti akan ada notifikasi email berupa kode OTP untuk melanjutkannya.
Untuk melakukan transisi foto menjadi robot Transformers kita hanya perlu menggunakan satu foto dan memilih efek atau transisi sesuai dengan yang kita inginkan. 
pilih foto kamu, kemudian upload setelah upload selesai, klik generate now dan tunggu hingga foto kamu selesai diproses. 
kemudian download vidio tersebut.

sahabat semua juga bisa membuat membuat efek transisi lainnya sesuai dengan efek yang telah disediakan. cukup dengan upload foto dan generate. 

Nah caranya cukup mudah bukan dalam membuat transisi foto menjadi Transformers Silahkan dicoba.

semoga bermanfaat.

terima kasih.

Minggu, 09 Februari 2025

Meta Ai tren ai melalui pesan, siapakah nahkodanya?

Meta AI dikembangkan oleh tim ilmuwan dan insinyur di Meta Platforms, Inc. (sebelumnya dikenal sebagai Facebook, Inc.). Beberapa tokoh kunci yang terlibat dalam pengembangan Meta AI adalah:

1. Mark Zuckerberg: CEO dan Co-Founder Meta Platforms, Inc. Mark Zuckerberg adalah salah satu pendiri Facebook dan telah memainkan peran penting dalam pengembangan teknologi AI di Meta.
2. Jason Weston: Research Scientist di Meta AI. Jason Weston adalah seorang ilmuwan yang terkenal dalam bidang pembelajaran mesin dan telah membuat kontribusi signifikan dalam pengembangan Meta AI.
3. Stephen Merity: Research Engineer di Meta AI. Stephen Merity adalah seorang insinyur yang telah bekerja pada pengembangan model bahasa AI di Meta.
4. Ari Holtzman: Research Scientist di Meta AI. Ari Holtzman adalah seorang ilmuwan yang telah bekerja pada pengembangan model bahasa AI di Meta.

Namun, perlu diingat bahwa pengembangan Meta AI melibatkan banyak orang dan tim yang berbeda, dan tidak hanya terbatas pada beberapa tokoh kunci di atas.

Mark Zuckerberg 


Mark Zuckerberg adalah seorang pengusaha Amerika yang mendirikan layanan media sosial Facebook dan perusahaan induknya, Meta Platforms. Ia menjabat sebagai ketua, direktur utama, dan pemegang saham pengendali di Meta Platforms ¹.

Zuckerberg lahir pada 14 Mei 1984, di White Plains, New York. Ia belajar di Universitas Harvard sebelum memutuskan untuk meninggalkan kuliah untuk fokus pada pengembangan Facebook. Pada tahun 2012, Zuckerberg mengambil Facebook menjadi perusahaan publik dan menjadi milyuner termuda di dunia pada usia 23 tahun.

Selain kesuksesannya di Facebook, Zuckerberg juga dikenal karena kegiatan filantropisnya, termasuk pendirian Chan Zuckerberg Initiative, yang berfokus pada pendidikan, kesehatan, dan keadilan sosial.


Jason Weston
Jason Weston adalah seorang ilmuwan komputer dan peneliti di bidang pembelajaran mesin (machine learning) dan kecerdasan buatan (artificial intelligence). Ia saat ini menjabat sebagai Research Scientist di Meta AI, sebuah divisi penelitian dan pengembangan kecerdasan buatan di Meta Platforms, Inc.

Weston memiliki latar belakang pendidikan di bidang ilmu komputer dan matematika. Ia memperoleh gelar Ph.D. di bidang ilmu komputer dari Universitas Brown.

Sebagai peneliti, Weston memiliki minat pada berbagai topik, termasuk:

1. Pembelajaran mesin (machine learning)
2. Kecerdasan buatan (artificial intelligence)
3. Pengolahan bahasa alami (natural language processing)
4. Visi komputer (computer vision)

Weston telah menerbitkan banyak makalah penelitian di konferensi dan jurnal ilmiah terkemuka, termasuk NeurIPS, ICML, dan ACL. Ia juga telah menjadi pembicara di berbagai konferensi dan workshop ilmiah.

Sebagai Research Scientist di Meta AI, Weston bekerja pada pengembangan teknologi kecerdasan buatan yang dapat digunakan untuk berbagai aplikasi, termasuk pengolahan bahasa alami, visi komputer, dan rekomendasi sistem.

Stephen Merity
Stephen Merity adalah seorang peneliti dan ilmuwan komputer yang berfokus pada bidang pembelajaran mesin (machine learning) dan pengolahan bahasa alami (natural language processing). Ia dikenal karena karyanya dalam mengembangkan model bahasa yang lebih akurat dan efisien.

Merity telah menerbitkan banyak makalah penelitian di konferensi dan jurnal ilmiah terkemuka, termasuk NeurIPS, ICML, dan ACL. Ia juga telah menjadi pembicara di berbagai konferensi dan workshop ilmiah.

Beberapa topik penelitian yang telah digeluti oleh Merity antara lain:

1. Model bahasa (language modeling)
2. Pengolahan bahasa alami (natural language processing)
3. Pembelajaran mesin (machine learning)
4. Deep learning

Merity juga dikenal karena karyanya dalam mengembangkan perpustakaan kode sumber terbuka (open-source) untuk pembelajaran mesin dan pengolahan bahasa alami.

Ari Holtzman

Ari Holtzman adalah seorang peneliti dan ilmuwan komputer yang berfokus pada bidang kecerdasan buatan (artificial intelligence), pembelajaran mesin (machine learning), dan pengolahan bahasa alami (natural language processing).

Ia saat ini bekerja sebagai Research Scientist di Meta AI, sebuah divisi penelitian dan pengembangan kecerdasan buatan di Meta Platforms, Inc.

Holtzman telah menerbitkan banyak makalah penelitian di konferensi dan jurnal ilmiah terkemuka, termasuk NeurIPS, ICML, dan ACL. Ia juga telah menjadi pembicara di berbagai konferensi dan workshop ilmiah.

Beberapa topik penelitian yang telah digeluti oleh Holtzman antara lain:

1. Model bahasa (language modeling)
2. Pengolahan bahasa alami (natural language processing)
3. Pembelajaran mesin (machine learning)
4. Deep learning

Holtzman juga dikenal karena karyanya dalam mengembangkan model bahasa yang lebih akurat dan efisien, serta aplikasinya dalam berbagai bidang, seperti asisten virtual, pengenalan suara, dan analisis sentimen.